Yuk Baca “Daughter of the Emperor” Season 1 (황제의 외동딸)

Daughter of the Emperor

Hello KPop Mates! Lama tak jumpa dengan Nona KPop! Kali ini di kategori Mahwa dan Webtoon, aku akan membahas Daughter of the Emperor. Daughter of the Emperor pertama kali terbit sebagai novel yang berjudul asli 황제의 외동딸 (hwangje-ui oedongttal) yang secara literal berarti satu-satunya putri kaisar. Novel Daughter of the Emperor ditulis oleh Yunsul (윤슬) dan mulai terbit di Comico sejak tahun 2015. Saat ini novelnya sudah tamat dengan 180 chapter.

Berkat popularitasnya, novel ini diadaptasi menjadi webtoon dengan menggaet sebagai ilustrator RINO. Webtoon Daughter of the Emperor telah terbit di Kakaopage yang bekerja sama degan D&C Media sejak tahun 2015 dan saat ini sudah mencapai season 4 (episode 151 per 4 Juni 2019). Webtoon Daughter of the Emperor sudah didaptasi juga dalam bahasa Indonesia di Webcomic dan Comica serta diadaptasi dalam bahasa Inggris di Tappytoon. Kalau dibandingin antara versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggrisnya, Webcomic masih lebih cepat karena cuma beda 1 episode dari versi Koreanya sementara Tappytoon masih sekitar episode 148 dan Comica masih sekitar episode 98.

Berikut sinopsis Daughter of the Emperor:

Ariadna Rerg Illestri Frey Agrigent itulah namaku. aku yang reinkarnasi kembali dengan anak seorang putri dari sebuah kerajaan, tapi ternyata papaku adalah Tiran yang gila?! yang tidak pernah membiarkan garis keturunannya hidup, tapi aku…. akankah aku selamat dalam tangan si Papa gila ini? apakah kehidupanku akan berjalan dengan baik?!
Sumber: webcomic.com

TBH, aku cukup bingung sih bagaimana caranya untuk mereview webtoon ini karena udah panjaaaang banget. Oleh sebab itu aku akan mencoba untuk mereview webtoon ini perseason aja supaya lebih mudah. Season 1 mulai dari episode 1 sampai 50. Jadi setelah ini akan ada reviewku lagi untuk season 2, 3 dan 4nya. Tungguin ya!

Yuk kenalan dengan karakter webtoon Daughter of the Emperor season 1! As always, beware of spoiler!

PS: aku menggunakan beberapa ejaan bahasa Inggris untuk nama tokohnya. Kalau ada yang salah, tolong koreksi ya!

Ariadna Rerg Illestri Frey Agrigent (Inggris: Ariadna Lereg Ilestri Pre Agrigent)

Ariadna Rerg Illestri Frey Agrigent atau yang sering dipanggil Ria adalah satu-satunya putri kekaisaran Agrigent yang lahir dari pasangan Kaisar Kaitel dan Permaisuri Jereina. Sebenarnya, Ria bukanlah anak pertama dari Kaisar Kaitel. Ada banyak pangeran dan putri lainnya yang lahir dari para selir istana lainnya sebelum Ria. Sayangnya hidup kakak-kakak Ria harus berakhir di tangan ayah mereka sendiri, Kaisar Kaitel. Itu sebabnya saat Ria lahir, pengasuh dan pelayan di sekitarnya takut kalau Ariadna tidak akan berumur panjang.

Siapa yang menyangka kalau ternyata Ria bukanlah putri biasa. Dia merupakan reinkarnasi dari seorang perempuan Korea Selatan berusia 25 tahun. Di kehidupan sebelumnya, dia meninggal karena dibunuh. Itu sebabnya ketika Kaitel berusaha mencekiknya, perempuan itu pasrah dan tidak menangis. Ketenangan bayi mungil yang tidak takut menghadapi aura pembunuh Kaitel membuat sang Kaisar tertarik pada darah dagingnya untuk pertama kalinya. Akhirnya bayi Ria menjadi satu-satunya keturunan kaisar dibiarkan hidup dan tumbuh dewasa.

Ria sadar kalau ayahnya ini bukanlah orang penyayang yang akan membuat hidupnya bahagia, aman dan sentosa. Ria sering dikerjai oleh Kaitel. Meskipun di Daughter of the Emperor season 1 Kaitel cuma ngasih keisengan imut semacam nyuruh Ria senyum atau nangis tanpa alasan, bilang Ria bagaikan serangga ataupun anak anjing, tapi Ria sendiri tetep takut sama ayahnya dan nurut demi bertahan hidup. Tentu aja Kaitel gak tahu kalau Ria dalam hati menyumpah-nyumpah sama sikap anehnya hahahah….

Sepanjang season 1, kita bisa melihat pertumbuhan Ria dari usia beberapa bulan hingga 3 tahunan. Pada awalnya Ria memiliki rambut berwarna silver dengan mata merah yang sama seperti Kaitel tapi semakin dewasa rambutnya mulai berubah menjadi warna pink-silver.

Kaitel Rerg Illestri Frey Agrigent (Inggris: Caitel Lereg Ilestri Pre Agrigent )

Kaitel adalah kaisar Agrigent ke-21 yang saat ini berusia 27 tahun. Dia sudah menduduki tahta sejak berusia 19 tahun berkat kemampuan perangnya yang hebat. Meskipun begitu, Kaitel merupakan lelaki berdarah dingin. Dia sudah mengumpulkan puluhan saudara laki-laki dalam satu tempat dan membakar mereka semua agar bisa naik tahta. Dia juga menjual saudara perempuannya dengan harga murah untuk menyingkirkan mereka dari istana.

Well, kalau membunuh saudara sendiri sih mungkin biasa kali ya bagi para pangeran, tapi ternyata kekejaman Kaitel juga dirasakan oleh darah dagingnya sendiri. Kaitel benci pada konsep keluarga dan gak mengerti apa itu kasih sayang ayah dan ibu. Kaitel mungkin gak mau punya anak, tapi dia suka ngoleksi perempuan dari kerajaan lain yang ditaklukannya sebagai upeti. Itu sebabnya banyak wanita yang akhirnya hamil dan melahirkan anak Kaitel, berharap kalau si kaisar berdarah dingin ini bisa lebih perhatian sama mereka. Sampai 8 tahun naik tahta, semua anak dan wanita yang melahirkan putra-putrinya habis ditangannya sendiri. Meskipun dia adalah kaisar yang disegani, Kaitel bukanlah sosok orang yang diharapkan siapapun untuk menjadi seorang ayah maupun suami.

Kekejaman Kaitel ini berasal dari trauma di masa kecilnya. Kaitel merupakan anak satu-satunya dari Kaisar Ivan, kaisar sebelumnya, dengan Permaisuri Erika. Sayangnya dia hanyalah pangeran ke-14 diantara puluhan pangeran lainnya. Meskipun secara kedudukan dia jauh lebih tinggi dibandingkan saudara laki-lakinya yang lain, Kaitel harus menderita semasa kecil karena baik Kaisar maupun Permaisuri tak perduli sama sekali padanya. Satu-satunya yang perduli pada Kaitel adalah ibu pengasuhnya. Dan itupun tak pertahan lama pada umur 13 tahun, pangeran ke-6 menyerang kediamannnya dan membunuh pengasuhnya. Itu sebabnya, dia sama sekali gak percaya sama yang namanya keluarga.

Ini semua berubah ketika dia bertemu dengan Ria. Melihat bayi Ria yang tidak gentar menghadapi dirinya membuat Kaitel tertarik pada putrinya sendiri. Dia sering kagum melihat Adriana yang tampak mengerti apa yang dia katakan meskipun masih bayi. Tentu aja ini karena Kaitel gak tahu kalau sebenarnya Ria punya kesadaran dan kedewasaan berkat ingatan masa lalunya sih, tapi inilah yang membuat Kaitel akhirnya mau membiarkan putrinya hidup. Adriana selalu berusaha untuk menjaga mood Kaitel dengan mengikuti keinginan iseng sang ayah. Nah, sikap Ariadna yang tenang tapi penurut ini membuat Kaitel penasaran.

Daripada sayang, sebenarnya bisa dibilang Kaitel yang membiarkan Ria hidup ini lebih seperti peneliti yang takjub sama tikus percobaannya sih. Kaitel sendiri dengan tegas bilang sama Dranste kalau dia akan menjual Ariadna kalau udah dewasa. Dia juga selalu berkata kalau Ria itu bukan seperti manusia bagi dia, lebih mirip seperti serangga ataupun anak anjing. Bahkan Kaitel pernah bilang dia benci mata merah Ria dan pengen mencongkel matanya (?) saat Ria masih bayi.

Tapi yang namanya perasaan manusia ya siapa yang tahu. Lama kelamaan Kaitel mulai luluh pada keimutan Ria juga. Bahkan Kaitel yang berhati beku bisa berubah jadi baka oya (orang tua yang sayang banget sama anaknya sampai jadi konyol) karena Ria.

Countess Serira Peistrille dan Elene

Serira dan Elene adalah pengasuh dan pelayan dari Ria. Serira dan Elene adalah bangsawan yang ditugaskan bersama Permaisuri Jereina sejak masih mengandung Ria. Serira adalah wanita lemah lembut tapi tegas yang sangat menyayangi Ria sementara Elene merupakan wanita cerewet yang suka ngomong apa adanya. Bisa dibilang kala Serira itu bagaikan ibu bagi Ria sementara Elene itu seperti kakak berisik bagi Ria.

Berbeda dengan Elene yang masih muda, Serira sendiri sudah memiliki anak yang berusia 3 bulan lebih tua dibandingkan Ria bernama Graesito. Serira sebenarnya adalah janda yang ditinggal oleh suaminya setelah gugur dalam perang membela Kaitel. Kaitel yang berhutang budi pada keluarga Serira membantu Serira untuk bertahan hidup dengan memperkerjakan dia sebagai seorang pengasuh.  Serira tinggal di istana untuk mengasuh Ria sementara itu Graesito sendiri dititipkan pada ibunya.

Penampilan Serira dan Elene cukup sedeharana. Dia tampak seperti ibu-ibu muda dengan rambut emas kecoklatan yang selalu digelung dan ditutup dengan topi berkerudung (?) di belakang. Sementara Elene adalah wanita muda sekitar usia remaja hingga awal 20 tahunan dengan rambut cokelat yang sering dikuncir dua rendah. Elene memiliki bintik-bintik di mukanya.

Perdel Vitervo

Perdel adalah konselor dari kekaisaran Agrigent. Predel adalah lelaki muda berambut hijau mint dikuncir rendah yang selalu berada di sekitar Kaitel. Berkacama dan bertubuh kurus, Perdel tidak sesuai dengan sejarah keluarganya yang selalu berjuang di ranah militer. Perdel mungkin gak jago perang, tapi kemampuannya untuk bermain politik dan negoisasi itu jempolan. Kepiawaiannya untuk membuat kebijakan ini sampai memantu Kaitel yang awalnya cuma pangeran menjadi Kaisar yang disegani semua orang. Itu sebabnya dia sampai dinamakan sebagai konselor abad ini.

Meskipun dia keliatan seperti tokoh komedi, sebenarnya Perdel adalah orang yang cukup licik. Perdel selalu menggunakan nama Kaitel dalam membuat kebijakan yang ekstrim agar orang tunduk padanya. Dia juga gak takut buat ngerjain Kaitel meskipun tahu nyawanya ancamannya. Tapi yah, ternyata Perdel termasuk ke dalam golongan suami-suami takut istri. Dia nuruuuut banget sama Sirvia. Udah gitu dia juga jatuh cinta sama keimutan Ria dan senang mengganggu Ria agar mau memeluknya juga. Dia bagaikan fans yang gak diakui sama idolnya waktu berhadapan sama Ria. Karakter konselor hebat yang harusnya serius jadi kocak waktu digambarkan oleh Per(ke)del.

Sirvia Aquileia

Sirvia adalah wanita bangsawan muda yang berhasil menarik perhatian Perdel. Sirvia memiliki rambut dan mata pink. Warna rambut Sirvia yang unik ini dia dapatkan sebagai salah satu keturunan dari anggota kekaisaran. Sirvia merupakan anak dari tantenya Kaitel. Selain itu Sirvia juga merupakan sepupu dari kesatria hebat yang mendukung Kaitel dalam perang, Ashishi Zavaikal. Sirvia sendiri merupakan anak dari seorang Count jadi dia merupakan bangsawan yang memiliki kedudukan cukup tinggi.

Meskipun kelihatan seperti wanita yang lemah lembut, sebenarnya Sirvia orangnya cukup tega juga. Dia pernah mengancam Perdel untuk membatalkan pernikahan mereka kalau keinginannya Sirvia tidak dipenuhi (meskipun pada awalnya ini salah Kaitel sih). Tapi Sirvia sayang banget sama Ria dan menawarkan diri menjadi ibu penjaga (godmother) untuk Ria yang tak punya ibu. Kaitel sendiri kelihatan cukup nurut (?) sama Sirvia dan gak pernah berbuat kasar sama sepupunya yang satu ini.

Di akhir season 1, Sirvia melahirkan anak kembar bernama Valltorte (berambut biru dan bermata biru) dan Sansevastian (berambut hijau mint dan bermata pink). Btw, aku nulis namanya pakai ejaan versi Englishnya jadi kalau kalian tahu apa ejaan bahasa Indonesia, tolong komen ya di bawah.

Dranste

Dranste adalah lelaki berambut hitam yang sering berada di istana Kaitel malam-malam. Dranste sendiri bukanlah manusia biasa. Dia bisa mengubah warna matanya menjadi biru untuk membuat dirinya tidak kelihatan dan hitam saat ingin dilihat orang lain. Dranste sendiri memiliki kemampuan untuk membaca pikiran dan berdialog dengan Ria yang saat itu masih belum bisa berbicara lancar.

Meskipun di season 1 perannya belum signifikan, sepertinya Dranste dan Kaitel punya masa lalu yang cukup panjang. Dranste dan Kaitel memiliki pernjanjian unik dimana Dranste berjanji akan memberikan tahta bagi Kaitel dan Kaitel berjanji akan memberikan wilayah kekaisarannya pada Dranste. Dranste pernah menawarkan Kaitel untuk menjadikan Ria sebagai tumbal sebagai ganti kekaisarannya tapi Kaitel tidak mau. Bahkan Kaitel sering menyuruh Dranste untuk menjauhi Ria karena tidak suka melihat mereka berdua.

Bagi Ria, Dranste adalah satu-satunya orang yang bisa dia ajak ngomong serius. Dranste sendiri pernah menawarkan diri untuk mengabdi (?) kepada Ria tapi di tolak. Saat ulang tahun ke-2, Ria diberikan anting hitam yang katanya bisa dipecahkan untuk memanggil Dranste saat Ria kesusahan.

Graesito (Inggris: Gaecito)

Graesito adalah anak dari Serira. Seperti ibunya, Sito memiliki rambut emas kecoklatan dan mata hijau tua. Sito dan Ria bertemu untuk pertama kalinya saat berusia 3 tahun saat nenek Sito sakit dan dia terpaksa tinggal di istana bersama Serira. Meskipun pada awalnya Sito kasar pada Ria dan Serira karena kangen sama neneknya, di akhir season 1 Sita jadi teman main Ria. Saat masih kecil, mereka suka bertengkar untuk memperebutkan Serira, semacam saudara yang ingin lebih diperhatikan ibunya

Layla dari Praezia

Layla adalah putri dari Kerajaan Praezia yang memiliki rambut dan mata abu-abu kebiruan. Dia adalah satu dari puluhan wanita di harem Kaitel. Kemungkinan besar Layla adalah adik dari putri Faylene (a.k.a Segista) yang Kaitel hukum mati setelah membuat Ria menangis saat bayi. Tidak terima dengan Kaitel yang membunuh putrinya, Kerajaan Prieza menabuh genderang perang dan akhirnya runtuh setelah dikalahkan Kekaisaran Agrigent. Layla sendiri adalah satu-satunya keturunan kerajaan Praezia yang masih hidup.

Meskipun Layla benci Kaitel, dia tidak benci Ria. Ia beberapa kali membantu Ria untuk kabur dari wanita harem. Meskipun di akhir season 1 Layla menceritakan segala keburukan Kaitel pada Ria untuk menakuti Ria, Layla sendiri gak pernah memanfaatkan Ria untuk balas dendam. Sayangnya peran Layla cuma ada di season 1. Aku sempat mikir kalau dia bakalan jadi pasangan Kaitel di masa depan tapi ternyata gak juga.

Permaisuri Jereina

Permaisuri Jereina adalah satu-satunya istri Kaitel yang sah. Dia adalah wanita berambut pirang yang datang dari Bureti. Sama seperti wanita lainnya di harem, Permaisuri Jereina punya hubungan hate and love dengan Kaitel (mungkin banyakan bencinya sih). Saat sadar dia hamil, Jereina takut dibunuh oleh Kaitel dan mulai bersembunyi di dalam istana agar bisa menyelamatkan Ria. Untungnya saat itu Kaitel sedang pergi perang jadi Ria bisa lahir dengan selamat. Sayangnya Jereina meninggal saat melahirkan.

Btw, aku sebenarnya cukup penasaran antara hubungan Jereina dan Kaitel. Di season 1 (kalau gak salah) Dranste pernah bilang kalau dia suka melihat Kaitel tidur karena Kaitel mengingat seseorang dalam mimpi. Entah itu Jereina atau bukan, topik ini gak pernah dibahas secara lebih lanjut.

Sementara itu di season 3 dan 4, nama Jereina kembali muncul. Di season 3 Ria mulai belajar tentang geografi dan mempelajari tentang Kerajaan Bureti. Disitu terungkap bahwa Jereina kemungkinan bahwa Jereina adalah seorang putri mahkota (kerajaannya matriarki) dan kemungkin kalau Jereina memiliki darah penyihir. Dranste sendiri pernah bilang kalau kemampuan Ria melihat Dranste meskipun dia sedang membuat dirinya tak terlihat ini berkat keturunan Jereina. Ada kemungkinan kalau alasan Ria mengingat kehidupan masa lalunya ini berkat darah penyihir dari Jereina juga.

Sementara itu di season 4 Jereina kembali lagi dalam ingatan Kaitel. Disana Jereina memberikan “kutukan” pada Kaitel yang akan terjadi melalui Ria. Apa kutukannya? Well, itu rahasia haha… Aku ngerasa lebih seru kalau kalian baca sendiri apa kutukannya Jereina karena ini cukup menjelasan alasan perubahan Kaitel sama Ria.

Akhir kata review Daughter of the Emperor Season 1

Fiuh, ternyata panjang juga ya perkenalan karakternya (sekitar 1900 kata ternyata). Aku udah berusaha seminim spoiler (kecuali untuk Jereina) mungkin di perkenalan karakternya jadi aku harap orang-orang yang baru baca season 1 bisa baca perkenalan karakternya dengan nyaman .

Anyway, di season 1 ini belum ada cerita yang terlalu rumit. Bahkan ceritanya cukup lambat menurutku karena terlalu lama membalas pekembangannya dari usia beberapa bulan sampai 3 tahun. Daughter of the Emperor season 1 lebih ke arah fluffy slice of life antara Kaisar Tiran dan putrinya. Disini kita bisa lihat perubahan Kaitel yang awalnya membiarkan Ria hidup cuma karena pengen iseng jadi beneran sayang pada Ria. Ria juga yang awalnya takut-takut sama Kaitel dan nganggap dia psikopat akhirnya menerima Kaitel sebagai ayahnya yang dia sayangi meskipun kadang takut kalau gilanya lagi kambuh.

Daughter of the Emperor season 1 juga cukup lucu ketika Ria kesel sama Kaitel ngisengin dia tapi Ria, yang punya ingatan sebagai orang dewasa di kehidupan masa lalunya, gak mau ngalah karena merasa kenakan-kanakan. Tapi ujung-ujungnya Ria juga nurut juga karena dia somehow merasa jadi anak-anak juga setelah lama hidup sebagai Ria.

Kalau ada yang paling aku menarik di webtoon ini adalah perkembangan artnya. Jujur aja pas pertama kali aku baca webtoon ini aku gak terlalu tertarik dengan artnya soalnya terlalu gelap. Tone yang dipake RINO untuk ilustrasinya cukup gelap jadi kelihatan kusam. Warna rambutnya juga melenceng, katanya pink-silver tapi Kaitel dan Ria di awal season 1 malah cuma silver aja. Cara penggambaran karakternyapun kurang proporsional karena RINO cenderung menggambarkan mereka terlalu kurus (tangannya karakternya bagaikan stickman).

Tapiii! Di pertengahan Daughter of the Emperor season 1 artnya mulai berkembang. Meskipun aku merasa RINO masih kaku saat gambar tokohnya dan baju mereka, proporsi karakternya jadi lebih seimbang dan tone gambarnya jadi lebih cerah sehingga webtoonnya jadi lebih menarik. Selain itu RINO juga jadi lebih pinter gambar dress dan baju karakternya dengan menambahkan banyak renda, perhiasan dan background yang lebih berwarna. Baru dengan artnya di akhir season 1 aku mengakui kalau Kaitel itu memang tampan dan Ria emang cantik hahaha…

Okay, segitu aja reviewku tentang Daughter of the Emperor season 1. Kalau kamu suka dengan cerita yang santai tentang keluarga, gak banyak mikir dengan art yang cukup cantik, kamu boleh banget coba baca ini!

Baca webtoon lain yang sudah direview Nona KPop disini!

Ikuti kabar terbaru tentang dunia hiburan Korea Selatan di KpopMates.com
Yuk kasih tahu orang lain tentang ini!
0
20
fb-share-icon20

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Rach berkata:

    kenapa ga spoiler aja 🙁 aku suka spoiler

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *